Berai.........
:Kukemasi rasa sayangku, dan melangkah sendu dibalik gerimis yang menyapa
Bijak..........
:Menyempurnakan ketidak sempurnaan, dan memanusiawikan manusia yang berjiwa karang
Penat........
:Cuma kumpulan kecengengan hidup yang tak mampu dilalui
Luka........
:Cuma goresan kata angkuh dari manusia yang terluka.....
Setiap perjalanan adalah takdir yang harus dijalani.............
Friday, April 22, 2005
Qt, tak pernah merasa puas dengan nikmat yang diberi-NYA, qt adalah manusia lalai yang terlalu kerdil dan cengeng saat Tuhan memberi ujian hidup....qt merasa Tuhan selalu tidak adil dan tidak perna mau mengabulkan permintaan qt....padahal...Tuhan tahu yang terbaik untuk qt..........untuk teman yang sedang sedih dan ditinggalkan orang terkasih....ruh dan ragamu bukanlah milikmu.....DIA lebih berhak atas ruh yang kamu miliki........
Juara
Suatu ketika, ada seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri,sebab memang begitulah peraturannya.
Ada seorang anak bernama Mark. Mobilnya tak istimewa, namun ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Mark-lah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya. Yah, memang, mobil itu tak begitu menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip di atasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun, Mark bangga dengan itu semua, sebab, mobil itu buatan tangannya sendiri.
Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak mulai bersiap di garis start, untuk mendorong mobil mereka kencang-kencang. Di setiap jalur lintasan, telah siap 4 mobil, dengan 4 "pembalap" kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah di antaranya. Namun, sesaat kemudian, Mark meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak berkomat-kamit seperti sedang berdoa.
Matanya terpejam, dengan tangan bertangkup memanjatkan doa. Lalu, semenit kemudian, ia berkata, "Ya, aku siap!". Dor!!! Tanda telah dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil itu pun meluncur dengan cepat. Setiap orang bersorak-sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya masing-masing.
"Ayo..ayo... cepat..cepat, maju..maju", begitu teriak mereka. Ahha...sang pemenang harus ditentukan, tali lintasan finish pun telah terlambai. Dan... Mark-lah pemenangnya. Ya, semuanya senang, begitu juga Mark. Ia berucap, dan berkomat-kamit lagi dalam hati. "Terima kasih."
Saat pembagian piala tiba. Mark maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala itu diserahkan, ketua panitia bertanya. "Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang, bukan?"
Mark terdiam. "Bukan, Pak, bukan itu yang aku panjatkan" kata Mark. Ia lalu melanjutkan, "Sepertinya, tak adil untuk meminta pada Tuhan untuk menolongku mengalahkan orang lain, aku, hanya bermohon pada Tuhan, supaya aku tak menangis, jika aku kalah." Semua hadirin terdiam mendengar itu.
Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk-tangan yang memenuhi ruangan. Teman, anak-anak, tampaknya lebih punya kebijaksanaan dibanding kita semua. Mark, tidaklah bermohon pada Tuhan untuk menang dalam setiap ujian. Mark, tak memohon Tuhan untuk meluluskan dan mengatur setiap hasil yang ingin diraihnya. Anak itu juga tak meminta Tuhan mengabulkan semua harapannya. Ia tak berdoa untuk menang, dan menyakiti yang lainnya.
Namun, Mark, bermohon pada Tuhan, agar diberikan kekuatan saat menghadapi itu semua. Ia berdoa, agar diberikan kemuliaan, dan mau menyadari kekurangan dengan rasa bangga. Mungkin, telah banyak waktu yang kita lakukan untuk berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita. Terlalu sering juga kita meminta Tuhan untuk menjadikan kita nomor satu, menjadi yang terbaik, menjadi pemenang dalam setiap ujian. Terlalu sering kita berdoa pada Tuhan, untuk menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada di depan mata.
Padahal, bukankah yang kita butuh adalah bimbingan-Nya, tuntunan-Nya, dan panduan-Nya? Kita, sering terlalu lemah untuk percaya bahwa kita kuat. Kita sering lupa, dan kita sering merasa cengeng dengan kehidupan ini. Tak adakah semangat perjuangan yang mau kita lalui? Saya yakin, Tuhan memberikan kita ujian yang berat, bukan untuk membuat kita lemah, cengeng dan mudah menyerah.
Jadi, teman, berdoalah agar kita selalu tegar dalam setiap ujian. Berdoalah agar kita selalu dalam lindungan-Nya saat menghadapi itu ujian tersebut.
Terambil Untuk Seorang Teman yang sedang gelisah
Hidup adalah bagian untuk belajar lebih bijak.....menyempurnakan ketidaksempurnaan dan melembutkan hati yang membatu......
Saya belajar
Saya belajar,
bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain
mencintai saya.
saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang
yang saya cintai..
Saya belajar,
bahwa butuh waktu bertahun-tahun
untuk membangun kepercayaan dan hanya
beberapa detik saja untuk menghancurkannya....
Saya belajar,
bahwa sahabat terbaik bersama saya
dapat melakukan banyak hal dan kami selalu
memiliki waktu
terbaik...
Saya belajar,
bahwa orang yang saya kira
adalah orang yang jahat,
justru adalah orang yang membangkitkan
semangat hidup saya kembali serta
orang yang begitu perhatian pada saya...
Saya belajar,
bahwa persahabatan sejati senantiasa bertumbuh
walau dipisahkan oleh jarak yang jauh,
Beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati....
Saya belajar,
bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian
seperti yang saya inginkan,
bukan berarti bahwa dia tidak mencintai saya....
Saya belajar,
bahwa sebaik-baiknya pasangan itu,
mereka pasti pernah melukai perasaan saya....
dan untuk itu saya harus memaafkannya...
Saya belajar,
bahwa saya harus belajar mengampuni diri sendiri
dan orang lain...
kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah
terus-menerus...
Saya belajar,
bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya,
tapi saya harus bertanggung jawab untuk apa yang
saya telah lakukan..
Saya belajar
bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda,
tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda...
Saya belajar,
bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki
tapi yang penting adalah siapa saya ini sebenarnya...
Saya belajar,
bahwa tidak ada yang instant atau serba cepat di
dunia ini,
semua butuh proses dan pertumbuhan,
kecuali saya ingin sakit hati...
Saya belajar
bahwa saya harus memilih
apakah menguasai sikap dan emosi atau sikap dan
emosi itu yang
menguasi diri saya...
Saya belajar,
bahwa saya punya hak untuk marah, tetapi itu bukan
berarti
saya harus benci dan berlaku bengis....
Saya belajar,
bahwa kata-kata manis tanpa tindakan adalah saat
perpisahan dengan
orang yang saya cintai...
Saya belajar,
bahwa orang-orang yang saya kasihi justru sering
diambil segera
dari kehidupan saya...
Saya belajar,
bahwa saya harus belajar dari kesalahan yang
pernah saya lakukan dan hidup untuk masa depan,
bukan terus-menerus melihat ke masa lampau..
Saya belajar,
bahwa cinta itu memberi dan mengerti tanpa harus
diberi dan dimengerti..
Saya belajar,
bahwa apa yang kita inginkan tidak selalu sesuai
dengan apa yang kita butuhkan, dan kita harus
berlapang dada menerimanya..
Saya belajar,
bahwa keluarga saya adalah harta terbesar yang
saya punya..
Saya belajar,
bahwa dengan berterima kasih pada Yang Maha Kuasa,
maka Ia akan memberi rahmat lebih banyak lagi..
Saya belajar,
bahwa saya harus tidak boleh berhenti belajar...
Sometimes, you can run away from ur love....untuk orang yang ditinggalkan cinta dan meninggalkan cinta.........untuk sahabat terkasih yang kehilangan orang yang dikasihi...hidup adalah buku....setiap lembar akan menyimpan cerita yang berbeda...
CINTA YANG TIDAK KITA SADARI
Kenapa kita menutup mata
ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
Ini karena hal terindah di dunia tidak terlihat ...
Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya sejalan dengan kita...
kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa
Yang dinamakan CINTA...
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan, Orang-orang yang tidak
ingin kita tinggalkan...
Tapi ingatlah... melepaskan bukan akhir dari dunia..
melainkan awal suatu kehidupan baru..
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti,
mereka yang telah mencari...dan mereka yang telah mencoba..
Karena merekalah yang bisa menghargai
betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka..
CINTA yang AGUNG?
Adalah ketika kita menitikkan air mata dan masih peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan
kita masih menunggunya dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum
sembari berkata 'Aku turut berbahagia untukmu'.
Apabila cinta tidak berhasil...
Bebaskan dirimu, biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas lagi...
Ingatlah... Bahwa kita mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..
tapi..ketika cinta itu mati.. kamu tidak perlu mati bersamanya...
Orang terkuat bukan mereka yang selalu menang..
melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh.
Entah bagaimana...
dalam perjalanan kehidupan, kita belajar tentang diri sendiri..
dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada.
Hanyalah penghargaan abadi atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah
kita buat.
Teman Sejati...
mengerti ketika kita berkata 'Aku lupa..'
Menunggu selamanya ketika kita berkata 'Tunggu sebentar'
Tetap tinggal ketika kita berkata 'Tinggalkan aku sendiri'
Membuka pintu meski kita belum mengetuk dan berkata 'Bolehkah saya masuk?'
Mencintai...
Bukanlah bagaimana kita melupakan..melainkan bagaimana kita memaafkan..
Bukanlah bagaimana kita mendengarkan.. melainkan bagaimana kita
mengerti.
Bukanlah apa yang kita lihat.. melainkan apa yang kita rasakan..
Bukanlah bagaimana kita melepaskan..melainkan bagaimana kita bertahan.
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati...
Dibandingkan menangis Tersedu-sedu..
Air mata yang keluar dapat dihapus..sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang..
Dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang..
Tapi ketika Cinta itu tulus, meskipun kalah,
kita tetap menang hanya karena kita berbahagia...
dapat mencintai seseorang lebih dari kita mencintai diri sendiri..
Akan tiba saatnya dimana kita harus berhenti mencintai seseorang
bukan karena orang itu berhenti mencintai kita
Melainkan karena kita menyadari
bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.
Apabila kita benar-benar mencintai seseorang, jangan lepaskan dia..
Jangan percaya bahwa melepaskan selalu berarti kita benar-benar
mencintai
Melainkan berjuanglah demi cintamu????Itulah cinta sejati Lebih baik menunggu orang yang kita inginkan
Daripada berjalan bersama orang 'yang tersedia'
Kadang kala, orang yang kita cintai adalah orang yang paling
menyakiti hatimu & kadang kala, teman yang menangis bersamamu
Itu semua adalah cinta yang tidak kita sadari"
Kejarlah cintamu itu dan jangan pernah kita merasa putus asa
Klo memang sudah menjadi suratan kita , Dia tidak akan pernah lari ke
mana ...Tuhan telah memberikan kita hidup berpasang-pasangan .
Tuesday, March 29, 2005
Sunday, March 27, 2005
posted by feusy at
8:11 PM
|
0 comments
![]()
Sadarkah Kita ??
Kita lahir dengan dua mata di depan wajah kita, karena kita tidak boleh selalu melihat ke belakang. Tapi pandanglah semua itu kedepan, pandanglah masa depan kita.
Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita bisa mendengarkan semuanya dari dua buah sisi. Untuk bisa mengumpulkan pujian dan kritik dan menyeleksi mana yang benar dan mana yang salah.
Kita lahir dengan otak didalam tengkorak kepala kita. Sehingga tidak peduli semiskin apapun kita, kita tetap kaya. Karena tidak akan ada satu orang pun yang bisa mencuri otak kita, pikiran kita dan ide kita.Dan apa yang kita pikirkan dalam otak kita jauh lebih berharga dari pada emas dan perhiasan.
Kita lahir dengan 2 mata, 2 telinga tapi kita Cuma diberi 1 buah mulut.Karena mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa mengoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan.Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.
Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh didalam tulang iga kita.
Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam. Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia.
Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemukan cinta yang jauh lebih indah.
Masa lalu
Jangan buka album itu...
Waktu melarikan nasib, didalamnya
Masih terdengar manis kata-katamu
Sebagai penguat jiwaku, terbang-terbanglah dg seribu
sayap merpati
Jangan menangis sebelum apa yang kau cita-citakan
tercapai
Tak ada kisah lain,
Akupun membangun perjalanan
Pada setiap kedai persimpangan atau perjanjian
Begitu juga sunyi.......
Tak pernah ku takut pada perpisahan
Pengkhianatan atau kegelisahan tentang maut
Bukankah setiap jam bergeser adalah takdir
Seperti dulu engkau menulis bunga didadaku
Jangan...
Aku tiba-tiba benci setiap yang usang
Meski ada yg memanggil sayup-sayup
Rahasia manakah yang kaubaca pd setiap insan
Yang kau layani adakah kerinduan untuknya ?
Sebagaimana engkau merebahkan tangis
Aku tak mengerti lagi makna rindu ...
Jikustik Seribu Tahun
Saat Kau Tak Disini (SKTD)
Seperti bintang-bintang
Hilang ditelan malam
Bagai harus melangkah
Tanpa kutahu arah
Lepaskan aku dari
Derita tak bertepi
Saat kau tak disini
Seperti dedaunan
Berjatuhan di taman
Bagaikan debur ombak
Mampu pecahkan karang
Lepaskan aku dari
Derita tak berakhir
Saat kau tak ada disini
Reff :
Saat kau tak ada
Atau kau tak disini
Terpenjara sepi
Kunikmati sendiri
Tak terhitung waktu
Tuk melupakanmu
Aku tak pernah bisa
Aku tak pernah bisa
***RANTING-RANTING PATAH***
Bahkan masa itu terlupakan
Dikala daun-daun masih rindang
Tempat berteduh dikala penat..
Bersandar pada batang besar
dan aku mengipasinya dengan daun-daunku..
Kau bercerita angan dalam mimpimu
tentang segala cinta dan kasih
Kau dibelai rinduku...
Asa dalam rindu menjadi satu kedalam belaian sukma-sukma bertarung..
Apa yang tejadi kala masa sudah tidak lagi perduli?
Seribu cinta selaksa kasih terangkum dalam rangkaian cerita panjang
yang mencekam..
Biarkan cerita itu dibawa oleh hempasan ranting-ranting patah yang
jatuh ketanah
walaupun rindu menjadi dendam
cinta jadi makian..
Cerita ranting patah adalah misteri alam yang pasti..
puisi ini dibuat untuk para sahabatku yang sedang kehilangan arti
dari kata sahabat...aku masih disini...
Separuh Hati
Separuh hatiku
Terbawa olehmu
Separuh hidupku
Berubah karenanmu
Separuh nadiku
Berdenyut nadimu
Separuh hatiku
Merasakan itu
Separuh hatiku
Terlukis bayangmu
Separuh mimpiku
Tiada tanpamu
Separuh nadiku
Mengalir darahmu
Separuh hatiku
Merasakan itu
Reff :
Separuh hatiku
Ternyata mencandumu
Rapuh lusuh
Tak bernilai melepasmu
Digenggam
Ratusan lara mengingatmu
Ujung perihku
Bersandar .. ooh
(takkan kubiarkan kau ambil
separuh hati yang tertinggal)
By : Jikustik
Peterpan Taman Langit
Yang Terdalam
Kulepas semus yang ku inginkan
Tak akan ku ulangi
Maafkan jika kau kusayangi
Dan bila kumenanti
Pernahkah engkau coba mengerti
Lihatlah ku disini
Munkinkah jika aku bermimpi
Salahkah tuk menanti
Reff :
Takan lelah
Aku menanti
Tak hilang
Cintaku ini
Hingga saat kau tak kembali
Kan kunang di hati saja
Kau telah tinggalkan
Hati yang terdalam
Hingga tiada cinta
Tersisa dijiwa
Ada Band Heaven of Love
Kau Auraku
Malam kehadiran cinta sambut jiwa baru
Telah lama kutunggu hadirmu disini
Namun hanya ruang semu yang nampak padaku
Kerinduan yang mendalam terbitkan hasratku
Sambutlah tangan ini terima janjiku
Rasakan cinta yang tulus lewat aliran darahmu
Menyatu seiring dalam kasih
Reff :
Kau auraku ..
Pancarkan sepercik harapan
Datanglah merasuk menjelma
Meleburkan cinta
Kubawa kau terbang menembus awan yang beriring
Kembangkan senyuman
Bagai bunga .. bawa keindahan
Tak dapat kusangkal adanya dirimu yang selalu menaungi
Pikiran batinku ingin miliki hatimu
Takkan pernah terlepaskan
Kupersembahkan semua padamu
Tak Bernyawa
aku mencandai luka yang baru kau toreh senja itu...
aku hanya bisa menggelepar dalam temaram malam yang pernah kau singgahi....
elang sayapmu tak jua letih mengepak menyambangi mayapada,
mencumbui semesta yang makin angkuh padamu.......
aku hanya bisa terpuruk dalam sepi yang tak bergeming dalam batin yang kian membeku....
aku hampa tanpa jiwamu elang......ragaku yang kau tinggal meringkih dalam perihku............
aku cuma bisa mengaduh perih
pada laut yang jadi tempatmu berteduh sejenak.............
aku letih dalam balutan angkuh yang sambangi luka....................
elang kapan kau singgahi jiwa yang merinduimu
dalam setiap denyut nadi yang bergetar
saat kepakmu kudengar di kejauhan............
aku hanya bisa memandangimu
lewat mata hati yang kian dingin
dan membeku.................
kapan kau kembali.................?
tanyaku pada badai yang singgah di laut yang kian tua ini..........................
Monday, March 07, 2005
Menagih Janji pada Bianglala
Aku menagih janji pada bianglalamu
yang menyapa senjaku yang berlalu....
Aku cuma tergugu
saat penat kepakmu tak lagi kujumpa....
Galur sepimu tak lagi mampu teguhkan kokoh karang yang kupijaki......
Aku cuma renta, elang!
Yang mengikismu di bayang sepi
yang jadi sahabatmu saat perjalananmu tak lagi bersahabat.....
tapi cuma itu yang kupunya...
saat gemulai penari memukaumu
aku tak mampu menepisnya...
aku hanya bisa
menjauhi karang yang pernah kupijaki........
dan sepi jadi setia yang tak bertepi...........
Thursday, December 30, 2004
di suatu pagi..............
Di suatu pagi saat amukmu bagai lava yang menggelegak
menerjang dan menyapu bersih
terbangkan raga yang tak lagi tegak
Awanmu tak lagi ramah, tak lagi putih
Hantam, tumpahkan amarah yang kau pendam
tak lagi mampu bersisa..........
Kini...tinggal puing dan serpihan raga tak bernyawa
Penuhi tanah yang dulu kau rindui tuk cumbui jiwa gersangmu
saat lelah melangkah dalam jalinan takdir yang kau jalani
Cuma pekik ngeri, saat kau dengan perkasamu terbangkan
raga-raga yang tak mampu lari dari cengkerammu...........
Ah....pilu.....puing...........serpihan........dan luka............
Thursday, September 30, 2004
Just Take Looked At Me
Just take looked at me now...
So deeply and so quetly...
The Sun Shine not longer warming up me
Just take looked at this hurt
So cold and so far from this shadow
So many tear drops when you bring out
So many hope when you let it down
And so many times you need for this feeling.......
Sunday, September 26, 2004
...tentang seorang sahabat
Penat...usai berkejaran dengan waktu...belum lagi sempat rebah dalam letih..dering handphone mengusik lamunan, ah teman lama ruapanya...'Hi:)pa kabar?Aq lagi bete...perjalanan makin sulit kutempuhi, aku letih berkejaran dengan waktu yang tak mau jua kompromi, aku penat dengan luka ini. Aku ingin lepas dari jengah dan luka yang terus mengusik alunan irama hidup yang harus kumainkan...
:)p sorry..emang napa?Toh perjalanan luka dan perih serta penat ini adalah bagian dari irama hidup yang harus kita mainkan, mengapa mesti jengah?
:(p karena aku tak lagi perkasa dalam mengaduk mimpi yang kian tak pasti, aku tak lagi bisa memainkan getar dawai ini dengan baik, yang terdengar justru nada sumbang yang tak ada jua berakhir......
:)pTapi bukankah spiritmu yang pernah bangkitkan aku yang letih saat berkejaran dengan waktu, jika kau berhenti bagaimana dengan mimpi yang pernah kau tanamkan padaku? Aku cuma kepakan kecil bagi alur mimpi yang tak berkesudahan, aku hanya ingin damai dalam pena yang makin merajai jiwa yang kian gersang.........
........terputus....kalimat itu cuma berhenti sampai di sana...tak ada lagi hingga sore kemarin saat gerimis mengguyur tanah yang tak lagi bernyawa...''Aku akan pergi, mungkin menuntaskan malam yang pernah ramah, aku sambangi nanti,''
Hari ini gerimis lagi......tapi kau tak jua muncul diantara kerumunan jiwa dan raga yang kian membisu........dimana...........?Bayangmu menghilang.............



