di suatu pagi..............
Di suatu pagi saat amukmu bagai lava yang menggelegak
menerjang dan menyapu bersih
terbangkan raga yang tak lagi tegak
Awanmu tak lagi ramah, tak lagi putih
Hantam, tumpahkan amarah yang kau pendam
tak lagi mampu bersisa..........
Kini...tinggal puing dan serpihan raga tak bernyawa
Penuhi tanah yang dulu kau rindui tuk cumbui jiwa gersangmu
saat lelah melangkah dalam jalinan takdir yang kau jalani
Cuma pekik ngeri, saat kau dengan perkasamu terbangkan
raga-raga yang tak mampu lari dari cengkerammu...........
Ah....pilu.....puing...........serpihan........dan luka............

0 Comments:
Post a Comment
<< Home