just write...

Sunday, March 27, 2005

Masa lalu
Jangan buka album itu...
Waktu melarikan nasib, didalamnya
Masih terdengar manis kata-katamu
Sebagai penguat jiwaku, terbang-terbanglah dg seribu
sayap merpati
Jangan menangis sebelum apa yang kau cita-citakan
tercapai


Tak ada kisah lain,
Akupun membangun perjalanan
Pada setiap kedai persimpangan atau perjanjian
Begitu juga sunyi.......
Tak pernah ku takut pada perpisahan
Pengkhianatan atau kegelisahan tentang maut
Bukankah setiap jam bergeser adalah takdir
Seperti dulu engkau menulis bunga didadaku

Jangan...
Aku tiba-tiba benci setiap yang usang
Meski ada yg memanggil sayup-sayup
Rahasia manakah yang kaubaca pd setiap insan
Yang kau layani adakah kerinduan untuknya ?
Sebagaimana engkau merebahkan tangis
Aku tak mengerti lagi makna rindu ...

0 Comments:

Post a Comment

<< Home